Senin, 29 Februari 2016

Cara Jitu Merawat Bayi Sakit Tonsil





Tonsil hanya bertindak pada peringkat tahun pertama kita lahir saja. Selepas itu, limfa akan ambil peranan untuk “menapis” semua bakteria yang coba masuk.

Apabila tonsil dijangkiti kuman ataupun bakteria (sejenis bakteria streptococcus), dipanggiltonsillitis. Apabila ia akan membengkak dan menyebabkan kita sakit dan susah untuk menelan makanan. Ia boleh membawa kepada demam-demam, batuk, pening dan muntah-muntah.

Lebih teruk, bengkak tonsil ini akan menyempitkan saluran penafasan kita dan akan menyebabkan nafas berbau. Bengkak tonsil akan surut secara semulajadi tetapi dengan pengambilan antibiotik akan mempercepat proses penyembuhan. Tonsil akan bengkak berulang kali jika sistem pertahanan badan lemah kerana jangkitan kuman.

Dan sebenarnya ada kesalahan yang kritikal apabila tonsil membengkak hingga besar dan jangkitan kuman merebak ke organ dalam penting yaitu ke bahagian jantung dan buah pinggang.


3 cara mudah untuk hilang bengkak tonsil :

1. Makan Ice Cream vanilla

Cara ini paling mudah dan senang. Tambahan mudah untuk bujuk anak-anak yang memang susah mau makan obat kan.

Beli ice cream perisa vanilla. Terserah ambil ice cream yang perisa chocolate ataupun strawberi. Kalau ada kacang yang dicincang kasar pun bagus. Tabur atas ice cream kemudian makan. Memang boleh surut bengkak tonsil. Ini pengalaman diri sendiri.

2. Berkumur dengan air garam

Ini bertujuan untuk matikan kuman-kuman yang ada di sekitar tonsil. Garam dibancuh dengan air suam dan kemudian dikumur kan.

Jangan telan air garam!

Jangan sampai tertelan pula ya. Lakukan berulang kali hingga tekak rasa lebih ringan.

3. Rawat dengan vitamin untuk bengkak tonsil (kuatkan sistem imunisasi)

Untuk mereka yang berulang kali tonsil membengkak, ini menunjukkan jangkitan kuman menyebabkan sistem pertahanan badan lemah. Cadangan terbaik untuk rawat bengkak tonsil dan hilangkannya boleh ambil Garlic, Nutriferon, Vitamin C, GLA dan Omega Guard.

Garlic adalah antibiotik semulajadi yang sangat bagus. Bertindak untuk menghalang jangkitan bintik-bintik putih ataupun kuman.

Nutriferon sangat bagus untuk mengukuhkan sistem imunisasi badan kita dalam masa 3 hari. Juga membantu mengurangkan kelesuan badan.

Vitamin C dan Zink membantu untuk menyokong sistem imunisasi badan. Iaitu mengurangkan demam, selesema dan batuk. Juga membantu sel darah putih menghalang bakteria yang wujud dalam badan.

Ada sesetengah bengkak tonsil sampaikan perlu dibedah untuk mengelak jangkitan ke bahagian lain. Agak menakutkan sebenarnya kalau kita dengar kan. Testimonial bengkak tonsil mengecut dalam masa seminggu dan demam kebah.



Bengkak tonsil semakin mengecut setelah hampir 2 tahun. Untuk bengkak tonsil ini, bergantung kepada sistem imunisasi badan untuk mengecutkan dan kembali kepada asal. Vitamin membantu untuk meningkatkan sistem pertahanan badan kita.

Jangan sampai perlu dibedah padahal ada cara alternatifnya. Vitamin-vitamin di atas akan dicadangkan mengikut keadaan dan keperluan bengkak tonsil anda. Bukan kesemua sekaligus.



SEMOGA BERMANFAAT!

Minggu, 28 Februari 2016

Beberapa Kerugian Sayur Pare Untuk Ibu Hamil





Pare merupakan salah satu buah yang biasa dimanfaatkan sebagai sayur. Pare sering diolah menjadi tumisan yang dicampur ikan asin dan kadang menjadi lalapan. Meski pahit, pare cukup digemari oleh lidah orang-orang Asia Tenggara. Selain rasanya yang khas, kandungan gizi pare yang cukup tinggi membuat buah ini menjadi semakin bermanfaat. 

Beberapa manfaat tersebut misalnya untuk memperlancar aliran ASI pada ibu menyusui atau menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes. 

Namun terkait dengan kehamilan, apakah pare juga bermanfaat untuk ibu hamil? Bolehkah ibu hamil mengkonsumi pare? Apa saja bahaya pare untuk ibu hamil? Simak pemaparan kami berikut ini : 

Bahaya Pare untuk Ibu Hamil Meski memiliki kandungan nutrisi yang cukup banyak, pare rupanya tergolong buah yang dilarang untuk dikonsumsi selama kehamilan. Pasalnya, dari kajian yang pernah dilakukan oleh Institut Pertanian Bogor diketahui bahwa pare mengandung beberapa zat dan senyawa yang membahayakan bagi kesehatan ibu hamil serta perkembangan janin yang ada dikandungannya. Beberapa senyawa berbahaya tersebut meliputi resin, kina, glikosida, vicine, carpain, saponic, dan morodicine. 


1. Menyebabkan Keguguran Salah satu bahaya pare untuk ibu hamil yang paling ekstrim adalah meningkatnya risiko keguguran. Sama seperti pepaya mentah, buah pare ternyata juga mengandung senyawa kina. Senyawa kina sendiri merupakan senyawa yang dapat merangsang penyusutan rahim, meningkatkan risiko bayi prematur, dan meningkatkan risiko keguguran, terutama jika dikonsumsi terus menerus. 

2. Memicu Alergi Pare mengandung senyawa vicine yang dapat menstimulan timbulnya gejala favism, terutama bagi seseorang yang masalah hipersensitif. Favism sendiri merupakan salah satu bentuk alergi yang perlu mendapat penanganan serius mengikat akibat yang ditimbulkannya cukup parah antara lain ruam, kulit wajah kemerahan, dan gatal berkepanjangan.

3. Menyebabkan Masalah Pencernaan Pare untuk ibu hamil juga dapat menyebabkan timbulnya beberapa masalah pencernaan seperti diare, sakit perut, mual, muntah, serta produksi air liur berlebih dalam rongga mulut. Masalah-masalah ini muncul tidak lain adalah karena adanya senyawa glikosida, saponic, dan morodicine. 

Dari beberapa bahaya pare untuk ibu hamil seperti yang dijelaskan di atas, kami menyarankan agar Anda tidak mengkonsumsi sayuran ini selama kehamilan. Daya toksisitasnya yang cukup tinggi dari pare cukup berisiko. Anda tentu tak mau bukan, jika kehamilan Anda mengalami masalah?


SEMOGA BERMANFAAT!



Jumat, 26 Februari 2016

Khasiat Daun Kelor Untuk Ibu Hamil




Rekomendasi makanan yang baik untuk ibu hamil bisa beragam jenisnya. Ada berupa makanan fermentasi, buah, maupun menu makanan olahan yang terdiri dari beberapa bahan alami sehat. Rajin mengkonsumsi sayur saja sebenarnya sudah sehat untuk ibu hamil dan pada fase pasca-persalinan.

Namun, dari sekian banyak sayur-sayuran yang biasa dikonsumsi, ada sayuran yang direkomendasikan atau sebaliknya. Kesempatan kali ini mari kita diskusikan sayuran sehat apa saja yang direkomendasikan untuk ibu hamil agar pertumbuhan bayi lebih optimal sekaligus kondisi kesehatan ibu tetap terjaga.


Dibawah ini merupakan daftar sayuran dengan kandungan yang paling dibutuhkan oleh ibu dalam fase kehamilan. Diantaranya adalah vit. C penting untuk gigi dan tulan, Potassium untuk mengatur tekanan darah, Asam folat untuk menghindari kecacatan tabung syaraf dan beta-karoten untuk perkembangan jaringan dan sel serta untuk organ penghlihatan.


1. Daun kelor

Pernah dengar daun kelor sebelumnya?. Jika iya, anda sudah tepat. Daun kelor kaya manfaat untuk kesehatan. Bahkan kini, sudah ada berbagai produk obat herbal dengan bahan utama ekstrak daun kelor. Mungkin pada awalnya memang penggunaan sayur ini tampak kurang keren. Karena selain mudah didapat, harganya pun relatif murah.

Namun jangan salah, daun kelor meskipun murah meriah mengandung banyak kandungan nutrisi luar biasa. Pada negara-negara dengan tingkat malnutrisi (kurang gizi) tinggi pada warganya, banyak menggunakan daun kelor sebagai pemulih kesehatan.

Kandungan penting daun kelor untuk ibu hamil antara lain, kalsium, vit.B, potassium dan masih banyak lagi. Fungsi dan kegunaannya adalah dapat membantu ibu hamil dalam mengatasi masalah sembelit atau susah buang air besar (BAB), menyeimbangkan kadar gula darah.

Selain itu, Daun kelor disebut sebagai sayuran bebas laktosa. Hal ini tentunya sangat baik untuk ibu hamil yang tidak diijinkan mengkonsumsi banyak laktosa. Dan, manfaat daun kelor untuk ibu hamil lainnya adalah untuk menyuplai kebutuhan energi selama kehamilan.

2. Sayur klentang

Klentang merupakan buah dari pohon kelor. Jika daunnya disebut dengan daun kelor, maka buahnya disebut dengan sayur klentang. Mungkin dibeberapa daerah memiliki nama tersendiri, namun nama klentang merupakan yang paling familiar digunakan di Indonesia.

Dalam bahasa Inggris dikenal dengan bahasa yang cukup unik, yaitu ‘drumstick’. Disebut demikian mungkin karena bentuknya yang keras memanjang, hampir sama dengan tongkat pemukul drum. Sayur yang di Indonesia dipandang sebelah mata ini, ternyata di berbagai negara lain menjadi favorit saat ibu hamil dan bahkan ketika menyusui.

Coba saja googling dengan kata kunci 'drumsticks during pregnancy’, maka akan dijumpai banyak sekali referensi seputar manfaat, khasiat dan keuntungan yang diperoleh ibu hamil maupun menyusui. Sayur kelentang dapat meningkatkan kesehatan rahim wanita, baik saat sebelum maupun sesudah persalinan.

Klentang merupakan sayur yang baik untuk ibu hamil salah satunya adalah dapat mengatasi letih lesu, mual dan pening-pening saat fase kehamilan. Selain itu, konsumsi selama kehamilan juga dapat membantu proses dan mengurangi rasa nyeri persalinan, mencegah komplikasi persalinan hingga untuk memperbanyak produksi ASI.

3. Sayur kangkung

Kangkung bisa disebut sebagai makanan super untuk ibu hamil. Hal itu karena sayur kangkung kaya akan kandungan nutrisi berupa kalsium, vit.A, vit.C, dan vit. K ditambah dengan kandungan kalori yang cukup untuk menjaga energi ibu hamil saat mengandung.

Sayur kangkung sangat dibutuhkan oleh ibu hamil untuk menjamin pembuluh darah tetap sehat serta untuk menambahkan aliran darah yang sehat dan lancar di sekitar rahim mereka. Selain itu, sayur dengan daun hijau gelap ini baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh bumil.

Tidak berhenti disitu saja bunda, sayur kangkung ini dipenuhi dengan kandungan asam folat. Sebuah nutrisi penting yang dibutuhkan oleh ibu dan anaknya. Asam folat itu penting untuk menjaga fungsi sistem syaraf. Dan, kecukupan nutrisi tersebut selama kehamilan untuk mencegah penyakit seputar syaraf.

Terakhir, untuk memastikan janin tumbuh sehat dan terhindar dari masalah serius yang disebabkan oleh polutan dan radikal bebas maka membutuhkan kecukupan asupan antioksidan. Dan, sayur kangkung ini merupakan makanan sumber antioksidan tinggi. Antioksidan sangat dibutuhkan ibu hamil untuk menjaga dari kerusakan sel selama kehamilan.

Cukup dengan ketiga sayuran diatas? tentunya tidak cukup. Ibu hamil dan menyusui masih harus memberikan kecukupan asupan nutrisi yang berasal dari berbagai macam sayur daun hijau maupun buah-buahan lainnya. Hanya saja, ketiga sayur diatas merupakan 'sayur wajib’ ! yakni sayur dengan harga hemat tapi manfaat dahsyat bagi ibu hamil.

Faktor stress sangat berperan penting! Ingat akan hal ini, apapun sayuran untuk ibu hamil yang dikonsumsi selama fase kehamilan akan kurang bermanfaat jika yang bersangkutan mengalami stress atau berbagai bentuk tekanan psikis. Jalani dengan rileks aja bunda, ikhlas.



SEMOGA BERMANFAAT!


Kamis, 25 Februari 2016

Tips Jitu Menggendong Bayi dengan Selendang




Menurut Karen Sokal-Gutierez, MD, Ketua Komisi Early Childhood Adoption and Dependent Care di American Academy of Pediatrics, sebagian dokter anak menyebut periode 3 bulan pertama kehidupan bayi sebagai “trimester keempat kehamilan”.

Alasannya, bayi kecil butuh lingkungan mirip rahim ibu, yaitu lingkungan yang hangat, mendekap, dan mengayun-ayun. Itulah mengapa bayi kecil terlihat nyaman dalam pangkuan, timangan, dan balutan selimut.

Menggendong bayi merupakan hal yang vital dalam menciptakan ikatan kasih sayang ibu dan bayi. Menggendong penting untuk pengembangan kepercayaan, empati, belas kasih, dan hati nurani bayi. Dari situ, bayi mengembangkan kecerdasan dan kapasitasnya dalam menerima dan memberikan kasih sayang, keintiman, cinta, dan kebahagiaan.


Setiap kali hendak mengangkat bayi, baik menggendong dengan alat gendong atau tangan, pastikan kita tidak hanya membungkukkan tubuh, tapi juga dengan menekuk kedua kaki agar tulang belakang kita tidak menanggung beban berlebih. Selain itu, pada saat membungkuk, pastikan tubuh kita sudah sedekat mungkin dengan tubuhnya agar bayi cepat sampai dalam dekapan.

Rewel atau gelisah merupakan salah satu tanda bayi tidak nyaman dalam gendongan Anda. Nah, agar bayi nyaman, jangan terlalu erat mendekapnya. Selanjutnya ikuti keinginan bayi, apakah ingin digendong telentang, setengah duduk, menghadap depan, atau menghadap belakang sambil bersandar di pundak. Setiap bayi memiliki kesenangan berbeda.

Jangan mengguncang atau mengayun-ayun bayi terlalu keras saat menggendong. Bayangkan jika kita yang diperlakukan seperti itu, pastinya mual, kan? Pada bayi, ayunan dan guncangan keras bahkan bisa menyebabkan perdarahan di otak.

Jika menggendong dengan selendang atau baby carrier, pastikan alat gendong ini terbuat dari bahan yang kuat dan cukup lembut. Pastikan juga lubang untuk kaki tidak terlalu besar agar bayi tidak tergelincir, tali penopangnya pun harus bisa membagi beban tubuh bayi dengan tubuh ibu. Lihat saja tas ransel para pendaki gunung, jika sistem tali dan penyangga gendongan bayi seperti itu seharusnya gendongan tersebut bisa membagi beban dengan baik.


a. Bayi 0-3 Bulan

Tubuh bayi baru lahir hingga 3 bulan masih sangat lemah, terutama bagian leher dan kepalanya. Ia baru bisa menolehkan kepala tanpa dapat mengangkatnya. Karenanya, perhatikan betul cara menggendong si kecil.

Cara mengangkat bayi:

Sebelum mengangkat si kecil, ia harus mengetahui lebih dulu kehadiran kita. Bisa lewat suara atau kontak mata. Kalau tahu-tahu diangkat, bayi bisa terkejut dan gelisah, kecuali ia tengah tidur pulas.

Dekatkan tubuh kita ke arah bayi dengan cara menekuk lutut dan membungkukkan badan. Dengan lembut, selipkan kedua telapak tangan kit ke bawah tubuhnya. Satu tangan di leher dan kepalanya, satu tangan di bokong. Pastikan posisi kedua tangan sudah mantap sebelum mengangkatnya.

Setelah bayi sejajar dengan tubuh kita, mulailah mengatur posisi kedua lengan untuk menopang punggung dan juga tungkainya. Geser tangan yang tadinya memegang bokong  ke arah punggung. Otomatis, tungkai pun akan tertopang oleh lengan. 

Cara menggendong yang luwes dan nyaman bisa dikuasai jika orangtua sering melakukannya. Yang penting, lakukan dengan rasa percaya diri. Kadang, bayi mungil cukup ditopang dengan satu lengan, sementara lengan yang lain dapat mengerjakan kegiatan berbeda.

Untuk mengangkat bayi yang sedang tidur tengkurap, selipkan satu tangan di bawah dagu dan lehernya, sedangkan tangan yang lain di bawah perutnya.

Cara meletakkan bayi dari gendongan :

Bungkukkan badan ke arah permukaan yang akan menjadi tempat mendaratnya.

Setelah lengan kita menyentuh permukaan, biarkan kedua tangan untuk beberapa saat ditindih bayi, sampai bayi merasa aman dan nyaman. 

Selanjutnya, perlahan lepaskan tangan dari bokong dan pindahkan tangan itu untuk menahan kepalanya. Lalu, lepaskan tangan yang menopang leher. 

Terakhir, lepaskan tangan yang menahan kepala.

Beri tepukan atau sentuhan lembut dan sedikit kata-kata untuk memberinya tanda bahwa Anda akan pergi.

Posisi bayi dalam gendongan :

Posisi tegak : Lakukan seperti hendak menyendawakan bayi. Bayi menghadap belakang dengan kepala di atas bahu kita. Satu tangan kita menopang leher dan kepalanya, sementara tangan lain memegang bokong dan sebagian punggung.

Posisi cradling hold : Satu tangan diletakkan pada punggung dan bokong bayi untuk menopang tubuhnya. Letakkan kepala bayi pada lipatan siku (posisi kepala harus lebih tinggi dari bokong bayi) tangan yang lain menahan bokong dan tungkai bayi.

Posisi duduk : Setelah berusia sebulan, bayi dapat digendong dengan posisi setengah duduk baik di atas lengan/tangan atau di pangkuan. Badan dan kepalanya bersandar ke dada kita dan pandangannya menghadap ke muka. Untuk menjaga keseimbangannya, pegangi dada dan kepalanya dengan satu tangan yang lain.

Posisi shoulder hold : Syaratnya, bayi harus sudah bisa mengangkat lehernya saat posisinya tengkurap. Dengan posisi ini, bayi digendong dalam posisi tegak 45 derajat dan perut bayi bersentuhan dengan dada ibu. Posisi ini diyakini mempunyai manfaat kontak batin yang dalam, karena bayi dapat mendengar detak jantung ibu.

b. Bayi 3-6 Bulan

Bayi sudah semakin kuat. Saat digendong, leher dan punggungnya tak lagi mesti ditopang. Biasanya, bayi usia 3 bulan bisa duduk di pangkuan dengan dipegangi. Karena itu mulai usia ini bayi lebih senang digendong dengan posisi bersandar menghadap ke muka.

Masuk usia 4 bulan, cara menggendongnya sudah bisa lebih santai, baik dengan posisi menghadap ke depan, belakang, atau berhadapan. Menghadap depan adalah gaya gendong favorit bayi sebab dengan begitu ia jadi bisa memiliki luas pandang yang lebar.

Mulai usia 5 bulan, bayi semakin berat dan aktif bergerak. Disarankan untuk menggendongnya dengan menggunakan kain atau baby carrier. Selain membuat bayi nyaman, kita pun masih bisa melakukan aktivitas lain. Bisa juga, bayi didudukkan di pinggang dengan topangan salah satu lengan. Kedua kaki bayi melingkari pinggul kita. Tangan yang lain bisa melakukan aktivitas berbeda.

Mulai usia ini, bayi juga bisa digendong dengan gaya rocking games. Caranya, tengkurapkan si kecil di satu lengan yang menahan pinggangnya, semetara tangan yang lain menyangga perutnya. Ayun si kecil dari kiri ke kanan atau depan ke belakang secara perlahan seperti pesawat terbang. Ia pasti suka. Boleh dilakukan pada bayi di usia 3 bulan ke atas.

c. Bayi Usia di Atas 6 Bulan

Karena otot-ototnya sudah kuat dan lehernya pun mampu menopang kepala dengan baik, maka si kecil dapat kita gendong  di punggung dengan menggunakan alat gendong. Gendongan cara ini membuat kedua tangan kita bebas melakukan aktivitas lain.

Bisa juga bayi digendong dengan cara didudukkan di lengan bawah kita dengan punggung bayi bersandar di dada dan tangan kita yang satunya melingkari perut bayi. Cara ini banyak dilakukan karena praktis, tidak menakutkan, aman, dan kita bisa menyangga berat badannya.

Untuk mengajaknya bermain, si kecil bisa digendong dengan gaya flying in the air (melayang di udara). Caranya, pegang erat si kecil di ketiaknya, lalu ayunkan perlahan ke udara. Lakukan kontak mata dan sesekali hentikan ayunan saat bayi berada di atas, untuk selanjutnya diturunkan perlahan.

Di usia 10 bulan, kita bisa mendudukkannya di pundak, dengan tangan kita menyanggah tubuh samping kanan dan kirinya.



SEMOGA BERMANFAAT!



Cara Jitu Mengatasi Bayi Susah Tidur




Bunda kewalahan ya karena bayinya sering bergadang di malam hari, tetapi tidur di siang hari? Bunda tidak sendirian koq, banyak juga yang mengalami bayi susah tidur seperti ini.


Ketika bayi baru lahir, ia lebih mudah tertidur. Asalkan kenyang dan nyaman, pasti ia tertidur pulas. Namun bila bayi sudah mulai memasuki usia 3 bulan, jumlah jam tidurnya sudah mulai berkurang. Saat itulah biasanya kita mendapat problem baru, yaitu bayi susah tidur.

Kita harus membiasakannya agar bayi tidur teratur, yaitu tidur di malam hari dan bangun di siang hari. Selanjutnya bila bayi sudah berusia 4 bulan, kita sudah dapat mengajarinya agar dapat tidur sendiri tanpa ditemani


Bila bunda merasa bayi susah tidur di malam hari, cobalah beberapa cara ini :

1. Bayi harus mengetahui perbedaan antara siang dan malam

Buatlah suasana redup atau temaram di malam hari, sebagai salah satu tanda yang mudah dikenali bayi sebagai waktu untuk tidur.

Matikan lampu utama di kamar dan nyalakan lampu tidur. Di siang hari, bukalah tirai agar sinar matahari masuk ke ruangan. Selain dapat membuat suasana terang, sinar matahari juga mematikan kuman dan mengurangi kelembaban ruangan.

2. Ciptakan rutinitas sebelum tidur

Bayi berusia 3-4 bulan sudah dapat mengerti rutinitas yang dihadapinya sehari-hari. Misalnya, bila ia diletakkan ke stroller, ia tahu sebentar lagi akan keluar rumah.
Begitu pula untuk melatih bayi tidur teratur, ciptakan rutinitas yang konsisten setiap hari. Misalnya, lap badannya dengan handuk basah atau washlap, lalu susui, cium pipinya dan ucapkan “Selamat bobo sayang…” lalu redupkan lampu.

Setelah itu sebisa mungkin jangan banyak bicara lagi, supaya ia tahu sudah waktunya tidur. Bila ia masih rewel, kita bisa bicara untuk memintanya tidur.Kita sering mengira bahwa bayi tidak mengerti apa yang kita ucapkan, padahal bayi bisa mengerti perkataan kita.

3. Cara membatasi tidur siang

Di siang hari, batasilah jumlah jam tidurnya. Bayi susah tidur di malam hari karena terlalu banyak tidur di siang hari. Salah satu cara mencegah bayi terlalu banyak tidur di siang hari adalah dengan mengajaknya bermain dan bercengkrama.

Pindahkan bayi ke tempat yang berbeda-beda, supaya ia segar mengamati suasana baru di sekitarnya dan tidak mengantuk. Bayi 3 bulan sudah bisa melihat warna-warni, jadi kita bisa meletakkannya di tempat yang banyak warna.

4. Bedakan saat tidur dan saat bermain

Jangan terus-terusan meletakkan bayi di tempat tidurnya, supaya ia bisa membedakan saatnya tidur dan saat bermain. Tengkurapkan bayi di matras lunak dan berilah mainan-mainan di sekelilingnya. Berikan juga musik ceria supaya ia tidak merasa suasana sepi.

5. Musik pengantar tidur

Gunakan musik lembut untuk membuat suasana tenang. Musik dapat membuat bayi relaks dan membantu mengatasi bayi susah tidur.

Atur volume-nya agar terdengar samar-samar saja. Alternatif lain, nyanyikanlah lagu untuknya. Gantilah sebagian kata-kata dengan buatan kita sendiri, sambil menyisipkan namanya di lagu tersebut. Misalnya, “Satu satu, Adi sayang ibu, dua-dua, Adi sayang ayah…”

6. Membaca cerita sebelum tidur

Rutinitas ini menenangkan bayi, karena membuat ia berkonsentrasi mendengarkan ucapan kita. Walaupun mungkin ia kurang mengerti apa yang kita ceritakan, tetaplah membaca “cerita” sambil menunjuk gambar-gambar yang ada di buku, misalnya “Ini sapi, sapi warnanya hitam putih…”  Lakukan terus setiap hari sebelum tidur, sambil memperkenalkan buku pada anak sejak usia dini.

Cobalah beberapa cara di atas, semoga membantu bunda dalam mengatasi bayi susah tidur. 

SEMOGA BERMANFAAT!